Sabtu, 18 Februari 2017

TETAP JAGA IMAN




TETAP JAGA IMAN
Ibrani 11:1

Banyak pernyataan Firman yang menegaskan bahwa Iman itu sangat penting bagi kehidupan orang percaya. Salah satunya adalah dari ayat bacaan kita hari ini. Banyak orang tidak menyadari betapa pentingnya Iman di dalam Yesus Kristus. Kita sering menyaksikan bahwa hanya karena popularitas orang membiarkan Imannya hilang. Ada kaum muda yang hanya demi sebuah pernikahan harus mengorbankan Kristus. Tanpa merasa kehilangan sesuatu yang penting dalam kehidupannya. Ada juga orang tertentu yang mengorbankan Kristus hanya karena harta kekayaan dunia. Sementara pada sisi yang lain ada orang yang tidak bersedia mendapatkan apapun bahkan rela kehilangan segalanya termasuk nyawanya sendiri, asalkan dia tidak kehilangan Imannya di dalam Yesus Kristus. Baginya hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan (Filipi 1:21) Keuntungan disini bukan karena Dia sudah bebas dari masalah kehidupan dunia, tetapi keuntungan disini dimaknai sebagai prestasi mulia, karena demi mempertahankan Imannya didalam Yesus Kristus. Adapun beberapa alasan penting yang perlu kita ketahui sehubungan dengan bagaimana kita harus menjaga Iman yang perlu kita ketahui adalah :
I.                  Iman akan menuntun kita masuk dalam kerajaan sorga.
Fakta ini dengan jelas  mengatakan bahwa kita di selamatkan bukan karena perbuatan baik kita tetapi karena Iman di dalam Yesus Kristus, dan berdasarkan fakta pemahaman ini maka mau tidak mau, jika kita rindu untuk masuk dalam kerajaan sorga yaitu rumah Bapa yang kekal, maka sebagai konsekuensi kita harus memiliki dan memelihara Iman di dalam Yesus Kristus.
II.     Iman akan memampukan kita untuk tetap bertahan dalam menghadapi segala pencobaan.
Setiap orang dapat luput dari pencobaan yang bertujuan menghancurkan kehidupannya, ketika dia memiliki Iman yang teguh di dalam Yesus Kristus sebab Iman merupakan pagar untuk melindungi suami istri, anak-anak sehingga keluarga tidak mudah terperangkap dalam jebakan iblis yang bertujuan untuk menghancurkan keluarga-keluarga Kristen.
III.      Iman akan membuat kita melihat dan mengalami perkara-perkara ajaib dari Tuhan.
Seperti iman Henokh, karena Iman Henokh ia terangkat supaya ia tidak mengalami kematian dan ia tidak ditemukan karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian bahwa ia berkenan kepada Allah (Ibrani 11:5) iman memang memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menarik kuasa Tuhan bekerja secara dahsyat dan ajaib.
Untuk itu saudaraku mari kita sadari bahwa iman memiliki pengaruh yang demikian dahsyat bagi kita, maka sudah sepantasnya kita menjaga dan memelihara serta menumbuhkembangkan Iman yang sudah kita miliki dalam hidup ini dan jangan biarkan apapun yang menghancurkan Iman kita dan marilah kita tetap maju dalam Iman, sebab bukti Iman akan terlihat ketika ada badai hidup yang menerpa kehidupan kita. Amin


190217

Jumat, 10 Februari 2017

PENGAMPUNAN YANG TAK TERBATAS




TAK TERBATAS
Matius 18:21-35



Shalom saudaraku yang terkasih, Kiranya Kasih TUhan Yesus Menyertai kita semua. Amin
Firman Tuhan dalam hal ini berbicara tentang pengampunan, kalau orang Yahudi memberi batas pengampunan sebanyak tiga kali, Petrus mencoba tawaran tujuh kali, tetapi Tuhan Yesus mengajarkan kita mengampuni orang lain tujuh puluh kali tujuh.
Maksud kalimat ini adalah: tidak ada alasan untuk tidak mengampuni dan cara kita mengampuni haruslah sama seperti Tuhan mengampuni kita, seperti kita menerima pengampunan dari Tuhan tanpa memperdulikan seberapa besar dosa atau kesalahan kita demikian pulalah kita mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Ternyata, bahwa kesalahan kita terhadap kita tidak ada artinya dibandingkan dengan kesalahan kita terhadap Tuhan, hal ini di kemukakan Tuhan dalam perumpamaan dalam (Mat 18:23-35) yaitu sepuluh ribu talenta dengan seratus dinar perbandingan sangat jauh. Satu talenta ada enam ribu dinar. Dengan hal ini dapat disimpulkan bahwa orang yang tidak mengampuni orang lain adalah orang yang tidak mengerti dan tidak menghayati pengampunan yang Tuhan berikan.
Cara kita mengampuni orang lain standarnya harus seperti Tuhan Yesus mengampuni kita, ini bukan hal yang mudah tetapi bukan tidak

mungkin dapat dilakukan sebab Firman-Nya adalah agar kita mengampuni orang lain dan menerima mereka sama seperti Kristus telah mengampuni orang lain dan menerima mereka sama seperti Kristus telah mengampuni dan menerima kita (Efesus 4:32 dan Kolese 3:13) hal ini berarti sebuah pengampunan tak bersyarat. Semua pengampunanbjuga merupakan kesalahan-kesalahan orang lain dan tidak membangkit-bangkitkan serta tidak menghukum. Inilah maksud Tuhan Yesus mengampuni dengan segenap hati (Matius 18:35)
Mengampuni seperti yang di jelaskan di atas memang sulit, namun jika kita belajar untuk melakukannya Tuhan akan membawa kita ke tingkat-tingkat yang lebih tinggi yaitu berbuah seperti Bapa yang Sempurna (Matius 5:48) selain itu dengan kita mengampuni orang lain maka Doa-doa kita akan diresponi/ di jawab Tuhan dan di tanggapi oleh Tuhan (Markus 11:24-26) kalau doa-doa kita mau di jawab maka kita harus membereskan hubungan kita dengan sesama maka hubungan kita dengan Tuhan pasti sangat lebih baik sehingga kita mendapatkan berkat dari Tuhan dan pelepasan atas dosa-dosa kita. Karena kita mau mengampuni orang lain dengan tak terbatas
Amin

120217

Sabtu, 04 Februari 2017

HIDUPLAH SEBAGAI ANAK-ANAK TERANG





HIDUPLAH SEBAGAI
ANAK-ANAK TERANG
Mery Siregar




Shalom saudara terkasih dalam nama Tuhan, puji dan syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus karena Dia masih memberikan kita kesempatan untuk hidup.
Saudaraku yang Tuhan Yesus Kasihi, saat ini kita harus ada pada sebuah kesadaran bahwa disaat kita menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat maka saat itulah kita bukan lagi orang-orang yang hidup dalam kegelapan, tetapi hidup kita telah diubah menjadi anak-anak terang, karena sekarang kita ada di dalam Kristus.
Ini berlaku atas setiap hidup orang percaya karena oleh pengorbanan Kristus maka kita telah di pindahkan dari kegelapan ke dalam terang-Nya yang ajaib. Mari kita lihat apa yang Firman Tuhan katakana di dalam, (Efesus 5:8-10).
     8 Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, 9 karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran, 10 dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.”
Dari kebenaran ini kita mengerti siapa diri kita sesungguhnya di dalam Tuhan, itulah yang harus kita sadari bahwa saat ini kita bukan lagi anak-anak kegelapan tetapi sebaliknya di dalam Tuhan kita adalah anak-anak terang.
Pertanyaannya : Apakah kita sudah hidup sebagai anak-anak terang?
Jika belum maka kita harus berubah saat ini juga karena kalau tidak, berarti kita masih tinggal dalam kegelapan, dan orang yang tinggal dalam kegelapan tidak dapat bagian di dalam Tuhan, yaitu di dalam kerajaan-Nya. Amin
Selamat Hari Minggu Tuhan Yesus Memberkati
*** J J J ***
Hidup ini seperti Piano
Berwarna putih dan hitam
Namun ketika Tuhan
yang memainkannya
Semuanya menjadi indah