Jumat, 10 Februari 2017

PENGAMPUNAN YANG TAK TERBATAS




TAK TERBATAS
Matius 18:21-35



Shalom saudaraku yang terkasih, Kiranya Kasih TUhan Yesus Menyertai kita semua. Amin
Firman Tuhan dalam hal ini berbicara tentang pengampunan, kalau orang Yahudi memberi batas pengampunan sebanyak tiga kali, Petrus mencoba tawaran tujuh kali, tetapi Tuhan Yesus mengajarkan kita mengampuni orang lain tujuh puluh kali tujuh.
Maksud kalimat ini adalah: tidak ada alasan untuk tidak mengampuni dan cara kita mengampuni haruslah sama seperti Tuhan mengampuni kita, seperti kita menerima pengampunan dari Tuhan tanpa memperdulikan seberapa besar dosa atau kesalahan kita demikian pulalah kita mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Ternyata, bahwa kesalahan kita terhadap kita tidak ada artinya dibandingkan dengan kesalahan kita terhadap Tuhan, hal ini di kemukakan Tuhan dalam perumpamaan dalam (Mat 18:23-35) yaitu sepuluh ribu talenta dengan seratus dinar perbandingan sangat jauh. Satu talenta ada enam ribu dinar. Dengan hal ini dapat disimpulkan bahwa orang yang tidak mengampuni orang lain adalah orang yang tidak mengerti dan tidak menghayati pengampunan yang Tuhan berikan.
Cara kita mengampuni orang lain standarnya harus seperti Tuhan Yesus mengampuni kita, ini bukan hal yang mudah tetapi bukan tidak

mungkin dapat dilakukan sebab Firman-Nya adalah agar kita mengampuni orang lain dan menerima mereka sama seperti Kristus telah mengampuni orang lain dan menerima mereka sama seperti Kristus telah mengampuni dan menerima kita (Efesus 4:32 dan Kolese 3:13) hal ini berarti sebuah pengampunan tak bersyarat. Semua pengampunanbjuga merupakan kesalahan-kesalahan orang lain dan tidak membangkit-bangkitkan serta tidak menghukum. Inilah maksud Tuhan Yesus mengampuni dengan segenap hati (Matius 18:35)
Mengampuni seperti yang di jelaskan di atas memang sulit, namun jika kita belajar untuk melakukannya Tuhan akan membawa kita ke tingkat-tingkat yang lebih tinggi yaitu berbuah seperti Bapa yang Sempurna (Matius 5:48) selain itu dengan kita mengampuni orang lain maka Doa-doa kita akan diresponi/ di jawab Tuhan dan di tanggapi oleh Tuhan (Markus 11:24-26) kalau doa-doa kita mau di jawab maka kita harus membereskan hubungan kita dengan sesama maka hubungan kita dengan Tuhan pasti sangat lebih baik sehingga kita mendapatkan berkat dari Tuhan dan pelepasan atas dosa-dosa kita. Karena kita mau mengampuni orang lain dengan tak terbatas
Amin

120217

Tidak ada komentar:

Posting Komentar